ikuti Young di Google News

Bagaimana Cara Manusia Memenuhi Kebutuhan saat Belum Ada Konsep Uang?

Sebelum konsep uang, manusia memenuhi kebutuhan dengan pertukaran barang, jasa, dan ketrampilan. Temukan sejarah cara manusia bertahan tanpa uang.

Manusia adalah makhluk sosial yang membutuhkan berbagai macam barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kebutuhan tersebut meliputi kebutuhan primer, sekunder, dan tersier. Kebutuhan primer adalah kebutuhan yang paling dasar, seperti makanan, air, pakaian, dan tempat tinggal. Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan yang dapat meningkatkan kualitas hidup, seperti pendidikan, kesehatan, dan transportasi. Kebutuhan tersier adalah kebutuhan yang bersifat mewah, seperti hiburan, rekreasi, dan barang-barang bermerek.

Bagaimana Cara Manusia Memenuhi Kebutuhan saat Belum Ada Konsep Uang?

Sebelum konsep uang ditemukan, manusia memenuhi kebutuhannya dengan cara barter, yaitu saling bertukar barang atau jasa dengan orang lain. Sistem barter ini telah dilakukan oleh manusia sejak zaman prasejarah.

Sistem Barter

Sistem barter adalah sistem ekonomi yang didasarkan pada pertukaran barang atau jasa dengan barang atau jasa lain. Sistem ini tidak menggunakan uang sebagai alat pembayaran. Dalam sistem barter, nilai suatu barang atau jasa ditentukan oleh kesepakatan kedua belah pihak yang melakukan transaksi.

Sistem barter memiliki beberapa kelebihan, antara lain:

  1. Tidak memerlukan alat pembayaran yang khusus, sehingga lebih sederhana.
  2. Dapat dilakukan oleh siapa saja, tanpa perlu memiliki uang.
  3. Dapat digunakan untuk bertukar barang atau jasa yang tidak dapat diproduksi sendiri.
Namun, sistem barter juga memiliki beberapa kelemahan, antara lain:
  1. Sulit menemukan orang yang memiliki barang atau jasa yang dibutuhkan.
  2. Sulit menentukan nilai tukar yang adil.
  3. Sulit untuk melakukan transaksi dalam jumlah yang besar.

Perkembangan Sistem Barter

Seiring dengan perkembangan zaman, sistem barter mulai mengalami perubahan. Salah satu perubahan yang terjadi adalah munculnya koin sebagai alat pembayaran. Koin terbuat dari logam, seperti emas, perak, atau tembaga. Koin memiliki nilai yang tetap, sehingga memudahkan dalam melakukan transaksi.

Pada awalnya, koin hanya digunakan sebagai alat pembayaran dalam skala kecil. Namun, seiring dengan perkembangan perdagangan, koin mulai digunakan dalam skala yang lebih besar. Hal ini mendorong munculnya lembaga-lembaga keuangan, seperti bank dan pasar uang.

Munculnya Konsep Uang

Konsep uang muncul untuk mengatasi kelemahan-kelemahan yang ada dalam sistem barter. Uang adalah alat tukar yang memiliki nilai yang tetap dan dapat diterima secara umum. Uang memiliki beberapa fungsi, antara lain:

  1. Sebagai alat tukar
  2. Sebagai alat penyimpan nilai
  3. Sebagai alat satuan hitung
  4. Sebagai alat standar pembayaran

Munculnya konsep uang telah membawa perubahan besar dalam kehidupan manusia. Uang telah memudahkan manusia dalam memenuhi kebutuhannya.

Kebutuhan Primer

Kebutuhan primer adalah kebutuhan yang paling dasar, seperti makanan, air, pakaian, dan tempat tinggal. Kebutuhan primer ini harus dipenuhi terlebih dahulu agar manusia dapat bertahan hidup.

Manusia zaman dahulu memenuhi kebutuhan primernya dengan cara berburu, meramu, dan bercocok tanam. Hasil buruan dan hasil tangkapan digunakan untuk memenuhi kebutuhan makanan. Hasil hutan dan hasil kebun digunakan untuk memenuhi kebutuhan pakaian dan tempat tinggal.

Misalnya, seorang pemburu yang memiliki kelebihan daging bisa menukarkannya dengan pakaian dari seorang penenun. Seorang petani yang memiliki kelebihan beras bisa menukarkannya dengan ikan dari seorang nelayan.

Kebutuhan Sekunder

Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan yang dapat meningkatkan kualitas hidup, seperti pendidikan, kesehatan, dan transportasi. Kebutuhan sekunder ini tidak harus dipenuhi terlebih dahulu agar manusia dapat bertahan hidup, tetapi dapat meningkatkan kualitas hidup manusia.

Manusia zaman dahulu memenuhi kebutuhan sekundernya dengan cara saling membantu. Misalnya, jika ada seseorang yang sakit, maka orang-orang di sekitarnya akan membantu merawatnya. Jika ada seseorang yang ingin belajar, maka orang-orang di sekitarnya akan membantu mengajarinya.

Misalnya, seorang guru yang memiliki kelebihan ilmu bisa mengajari anak-anak di desanya. Seorang tukang kayu yang memiliki kelebihan keterampilan bisa membantu membangun rumah untuk tetangganya.

Kebutuhan Tersier

Kebutuhan tersier adalah kebutuhan yang bersifat mewah, seperti hiburan, rekreasi, dan barang-barang bermerek. Kebutuhan tersier ini tidak harus dipenuhi oleh semua orang, tetapi hanya oleh orang-orang yang memiliki kemampuan ekonomi yang cukup.

Manusia zaman dahulu tidak terlalu memperhatikan kebutuhan tersier. Mereka lebih berfokus pada pemenuhan kebutuhan primer dan sekunder.

Pertanyaan Yang sering Diajukan (FAQs)

Siapa saja yang terlibat dalam sistem barter?

Masyarakat prasejarah, pemburu, penenun, petani, nelayan, guru, tukang kayu, dll.

Apa sistem yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan?

Sistem barter, yaitu pertukaran barang atau jasa dengan barang atau jasa lain.

Kapan sistem barter digunakan?

Sejak zaman prasejarah hingga awal munculnya konsep uang.

mana sistem barter digunakan?

Di komunitas-komunitas manusia purba, desa-desa, dan area perdagangan awal.

Mengapa sistem barter digunakan?

Karena belum ada konsep uang sebagai alat tukar yang umum diterima.

Bagaimana cara menentukan nilai tukar dalam barter?

Melalui kesepakatan kedua belah pihak yang melakukan transaksi, mempertimbangkan kebutuhan dan ketersediaan barang/jasa.

Kesimpulan

Manusia telah menemukan berbagai cara untuk memenuhi kebutuhannya, termasuk saat belum ada konsep uang. Sistem barter adalah salah satu cara yang telah digunakan oleh manusia sejak zaman prasejarah. Sistem barter memiliki beberapa kelebihan dan kelemahan. Namun, seiring dengan perkembangan zaman, sistem barter mulai mengalami perubahan dan akhirnya digantikan oleh konsep uang.

About the Author

Terlalu muda untuk dikritik dan terlalu dewasa untuk di nasehati :)

Posting Komentar

Cookie Consent
Young serve cookies on this site to analyze traffic, remember your preferences, and optimize your experience.
Oops!
Young detect it seems there is something wrong with your internet connection. Please connect to the internet and start browsing again.
AdBlock Detected!
Young have detected that you are using adblocking plugin in your browser.
The revenue we earn by the advertisements is used to manage this website, we request you to whitelist our website in your adblocking plugin.
Site is Blocked
Sorry! This site is not available in your country.